Otomasi Pemasaran & Penjualan
Pendahuluan
Dalam modul ini Anda akan mempelajari bagaimana Otomasi Pemasaran & Penjualan dapat membuat bisnis properti Anda bertumbuh tanpa bergantung 100% pada tenaga manual. Dengan sistem yang tepat, Anda bisa:
- Mendapat prospek baru setiap hari secara otomatis
- Melakukan follow-up tanpa Anda harus mengetik pesan satu per satu
- Meningkatkan closing secara konsisten
- Membangun pipeline penjualan yang stabil
Prasyarat/Alat yang Dibutuhkan:
- Akun CRM (misal: HubSpot / Bitrix24 / Trello + PowerApps)
- Email marketing (misal: MailerLite / Mailchimp)
- WhatsApp Automation (WATI / WA Blast legal / Mekari Qontak)
- Landing page builder (misal: Systeme.io / WordPress / Wix)
Langkah-langkah Utama
1. Membangun Fondasi Sistem Otomasi
Instruksi Detail
- Tentukan tujuan utama automasi Anda, misalnya:
- Menghasilkan 20 lead/hari
- Follow-up otomatis untuk prospek dingin
- Menjadwalkan meeting tanpa chat manual
- Buat alur perjalanan pelanggan (customer journey):
- Lead masuk → Segmentasi → Nurturing → Follow-up → Booking → Closing
- Pilih software CRM yang sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan Anda.
(Visual Hint: Tampilkan diagram alur customer journey dengan panah mengalir dari Lead Masuk sampai Closing.)
Tip Penting:
Semakin sederhana alurnya, semakin stabil sistem Anda bekerja.
2. Mengatur Sistem Penangkap Lead Otomatis
Instruksi Detail
- Buat landing page dengan elemen:
- Headline masalah & solusi
- Formulir pengisian data
- Testimoni
- CTA kuat: “Dapatkan Listing Terbaru Hari Ini”
- Hubungkan form dengan CRM agar data otomatis masuk.
- Pasang tracking pixel (Facebook, Google).
(Visual Hint: Tampilkan tampilan dashboard landing page builder dengan contoh form.)
Peringatan:
Jangan pernah mengumpulkan data secara manual jika bisa diotomasi. Kesalahan penulisan nomor/WA menyebabkan kebocoran lead besar.
3. Mengatur Follow-Up Otomatis (WA + Email + CRM)
Instruksi Detail
- Buat template pesan untuk 3 kondisi lead:
- Lead baru
- Lead hangat
- Lead dingin
- Buat automation:
- WA otomatis saat lead masuk
- Email nurturing 7–14 hari
- Reminder otomatis (3 jam – 24 jam – 3 hari)
- Tambahkan Link Booking Meeting untuk memotong proses negosiasi waktu.
(Visual Hint: Tampilkan workflow automasi yang berisi kotak: Trigger → WA → Email → Reminder → Assign Agent.)
Tip:
Gunakan tone ramah, pendek, dan actionable.
Contoh WA: “Halo, saya sudah siapkan daftar properti sesuai kebutuhan Anda. Kapan waktu terbaik untuk saya kirimkan?”
4. Mengotomatiskan Distribusi Listing ke Database
Instruksi Detail
- Upload listing baru ke CRM.
- Set segmentasi berdasarkan:
- Lokasi
- Range harga
- Tipe properti
- Buat automasi broadcast terjadwal:
- Senin: Rumah
- Rabu: Ruko
- Jumat: Apartemen
- Kirimkan otomatis hanya ke segmen yang relevan.
(Visual Hint: Tampilan CRM dengan filter segmentasi dan tombol “Schedule Campaign”.)
Peringatan:
Jangan broadcast ke semua orang. Itu membuat churn tinggi dan nomor Anda bisa diblokir.
5. Membangun Pipeline Penjualan Otomatis
Instruksi Detail
- Buat pipeline dengan kolom:
- Lead Masuk
- Terkualifikasi
- Rumah Dikirim
- Janji Temu
- Tawar Menawar
- Closing
- Hubungkan setiap kolom dengan trigger otomatis:
- Jika pindah ke “Janji Temu” → kirim WA pengingat
- Jika pindah ke “Tawar Menawar” → kirim email edukasi harga
- Pastikan setiap lead memiliki owner (agen yang bertanggung jawab).
(Visual Hint: Tampilan pipeline drag & drop dengan berbagai status.)
Tip:
Setiap lead harus bergerak. Jika diam lebih dari 48 jam, sistem harus memberi alert.
6. Mengintegrasikan Calendar Booking Otomatis
Instruksi Detail
- Sinkronkan Google Calendar dengan CRM.
- Buat slot meeting otomatis 3–4 jam/hari.
- Kirim link booking via WA otomatis.
- Tambahkan reminder 1 jam dan 10 menit sebelum meeting.
(Visual Hint: Kalender dengan slot waktu dan tombol “Book Time with Me”.)
7. Membangun Dashboard Monitoring & Pelaporan Otomatis
Instruksi Detail
- Buat dashboard dengan indikator:
- Jumlah lead harian
- Rasio konversi tiap tahap pipeline
- Closing mingguan/bulanan
- Agent performance
- Atur laporan otomatis dikirim via email tiap Senin pukul 09.00.
(Visual Hint: Dashboard CRM dengan grafik lead dan closing rate.)
Tip:
Gunakan dashboard untuk mengambil keputusan, bukan hanya melihat angka.
Fokus pada bottleneck paling besar.
Ringkasan
3 poin kunci modul ini:
- Automasi membuat proses pemasaran & penjualan lebih stabil dan bekerja 24/7.
- Sistem CRM adalah pusat dari seluruh alur kerja agen properti modern.
- Follow-up otomatis adalah kunci meningkatkan closing rate secara signifikan.
Tugas Praktis
Bangun Automasi Dasar 7 Hari
- Buat landing page sederhana.
- Hubungkan form ke CRM pilihan Anda.
- Buat satu alur follow-up otomatis untuk lead baru:
Hari 0: WA otomatis
Hari 1: Email penawaran
Hari 3: WA pengingat
Hari 7: Broadcast listing terbaru
Simulasikan 2-3x bersama rekan atau coach Anda.