Membuat Landing Page Lokal yang Berorientasi Konversi
Pendahuluan
Dalam modul ini Anda akan mempelajari cara membuat landing page lokal yang benar-benar mampu menarik prospek di area tertentu dan mengubah mereka menjadi pelanggan. Anda akan belajar langkah teknis mulai dari riset lokal, penentuan elemen halaman, copywriting lokal, hingga optimasi SEO Lokal agar halaman bisa muncul di pencarian geografis seperti “jasa AC Bekasi”, “kursus menjahit Bandung”, atau “laundry terdekat”.
Manfaat Praktis:
- Mendapatkan lebih banyak leads lokal tanpa biaya iklan tinggi.
- Memiliki landing page yang siap dikonversi dan dioptimalkan untuk Google Maps & Google Search.
- Meningkatkan kepercayaan pengguna lokal melalui konten yang relevan secara geografis.
Prasyarat/Alat yang Dibutuhkan:
- CMS (WordPress/Webflow/Wix)
- Google Keyword Planner atau Ubersuggest
- Google Business Profile
- Akses hosting & domain
- Tools optimasi (RankMath/Yoast), Page Builder (Elementor/Bricks)
Langkah-langkah Utama
1. Lakukan Riset Intent & Keyword Lokal
Instruksi Detail
- Tentukan lokasi target (contoh: Bekasi Barat, Denpasar Utara, Surabaya Timur).
- Gunakan Google Keyword Planner untuk mencari keyword seperti:
- “jasa + [layanan] + [lokasi]”
- “[layanan] terdekat”
- “[kategori] [lokasi] terpercaya”
- Identifikasi maksud pencarian (search intent):
- Komersial → siap beli
- Informasional lokal → butuh edukasi dulu
- Buat daftar 5–10 keyword inti yang akan dimasukkan dalam judul, sub-judul, dan CTA.
(Visual Hint: Tampilan dashboard Google Keyword Planner dengan kolom Volume, Competitiveness, dan Location Filter ditunjukkan.)
Tip Penting:
Selalu pilih keyword dengan niat membeli, bukan hanya trafik besar. Trafik besar tidak berarti konversi besar.
2. Tentukan Struktur Landing Page Lokal yang Terbukti Mengonversi
Instruksi Detail
Gunakan struktur yang mudah dipahami pengguna lokal:
- Hero Section: Judul layanan + lokasi + sapaan lokal
- Keunggulan Utama: 3–5 poin, relevan dengan kebutuhan warga sekitar
- Layanan/Produk Detail
- Testimoni Lokal
- Lokasi & Area Layanan
- CTA Jelas (WhatsApp/Telepon/Form)
(Visual Hint: Wireframe kotak per elemen: Hero → Benefits → Services → Reviews → Map → CTA.)
Peringatan:
Jangan memuat terlalu banyak teks di bagian atas. Landing page lokal harus ringkas, cepat dipahami, dan menonjolkan lokasi.
3. Tulis Headline & Subheadline yang Mengandung Lokasi
Instruksi Detail
- Buat headline yang menyebut manfaat + lokasi, misalnya:
“Jasa Service AC Terbaik di Bekasi – Cepat Datang, Harga Jujur” - Tulis subheadline pendukung:
“Melayani Bekasi Timur, Bekasi Barat, dan sekitarnya. Teknisi bersertifikat.” - Tambahkan CTA langsung ke WhatsApp:
“Klik untuk Konsultasi Gratis 2 Menit.”
(Visual Hint: Editor CMS dengan kolom Headline dan Subheadline yang sedang diisi teks.)
Tip:
Headline adalah 80% alasan seseorang lanjut membaca. Pastikan menyebut lokasi, manfaat, dan hasil.
4. Tambahkan Elemen Kepercayaan untuk Pengguna Lokal
Instruksi Detail
- Masukkan testimoni pelanggan dari area setempat (nama + kecamatan).
- Cantumkan foto lokasi atau tim Anda di area tersebut.
- Pasang badge: “Bergaransi”, “Sudah 10+ tahun melayani [lokasi]”.
- Tambahkan peta Google Maps embed.
(Visual Hint: Potongan widget Google Maps dan blok testimoni di page builder.)
Peringatan:
Jangan menggunakan testimoni palsu. Pengguna lokal sangat sensitif terhadap kepercayaan.
5. Optimalkan SEO Lokal di Seluruh Elemen
Instruksi Detail
- Tambahkan keyword lokal di:
- Title tag
- Meta description
- H1 & H2
- Alt image (misal: “teknisi AC Bekasi Barat memperbaiki unit outdoor”)
- Gunakan schema markup LocalBusiness jika memungkinkan.
- Hubungkan landing page dengan Google Business Profile.
- Pastikan NAP (Name, Address, Phone) konsisten.
(Visual Hint: Menu SEO plugin (RankMath/Yoast) yang menampilkan kolom Title & Meta Description.)
Tip:
Gunakan foto asli yang Anda optimalkan dengan nama file lokal, contoh: service-ac-bekasi-barat.jpg.
6. Tambahkan CTA Lokal yang Jelas & Mudah Diklik
Instruksi Detail
- Gunakan 1–2 CTA utama: WhatsApp, Telepon, Booking.
- Gunakan copy berbasis aksi, contoh:
- “Chat Admin Bekasi Sekarang”
- “Teknisi Terdekat Siap Datang 20 Menit”
- Pastikan tombol terlihat di bagian atas & bawah halaman.
(Visual Hint: Tombol WhatsApp hijau besar dengan ikon WA terlihat di hero section.)
Peringatan:
Hindari 5–6 CTA berbeda dalam satu halaman. Itu menurunkan tingkat konversi.
7. Pastikan Kecepatan Halaman Tinggi
Instruksi Detail
- Kompres gambar sebelum upload (TinyPNG).
- Gunakan hosting cepat.
- Hindari terlalu banyak skrip eksternal.
- Pastikan skor Core Web Vitals memadai.
(Visual Hint: Screenshot PageSpeed Insights dengan skor hijau 90–100.)
Tip:
Landing page lokal sering diakses via mobile. Fokuskan optimasi untuk gawai 4G & jaringan lambat.
Ringkasan & Tugas
3 Poin Kunci
- Landing page lokal harus sangat relevan dengan lokasi: headline, testimoni, foto, peta, layanan.
- Fokus pada konversi, bukan hanya tampilan: CTA jelas, struktur ringkas, manfaat nyata.
- SEO lokal wajib diterapkan: keyword lokal, NAP konsisten, optimasi gambar, sambungan Google Business Profile.
Tugas Praktis
Buat sebuah landing page lokal minimal 1.000 kata untuk bisnis pilihan Anda dengan memasukkan:
- Headline berorientasi lokasi
- 3 testimoni lokal
- Peta area layanan
- CTA kuat (WA atau telepon)
- Optimasi SEO lokal (title, meta, alt image, keyword utama)