Cara Membuat Portofolio SEO Profesional

Pendahuluan

Dalam pelajaran ini Anda akan belajar membuat portofolio SEO profesional yang terlihat kredibel, mudah dipahami, dan menunjukkan kemampuan nyata Anda sebagai praktisi SEO. Portofolio ini bisa digunakan untuk melamar kerja, menawarkan jasa SEO, membangun otoritas personal, atau mempresentasikan hasil proyek kepada calon klien.

Anda akan belajar cara menyusun case study, menampilkan hasil sebelum-sesudah, menyusun bukti kerja SEO, hingga menempatkannya dalam format online yang menarik.

Prasyarat/Alat:

  • Google Docs / Notion / Canva / WordPress / Google Sites
  • Screenshot tool (Lightshot, Loom, atau built-in OS)
  • Data SEO (Search Console, GA4, Ahrefs/Semrush/Ubersuggest)
  • 1–3 proyek SEO yang pernah dikerjakan (dummy project juga boleh)

Langkah-langkah Utama


1. Tentukan Format Portofolio Online Profesional

Instruksi Detail:

  1. Pilih platform yang paling sesuai:
    • Google Sites → paling cepat, gratis, mudah.
    • Notion → portofolio minimalis, modern.
    • WordPress → paling profesional, fleksibel.
    • Canva → untuk portofolio PDF.
  2. Tentukan struktur halaman yang akan digunakan:
    • Home / Intro
    • Tentang Saya
    • Studi Kasus SEO
    • Bukti Kerja (screenshots, link)
    • Layanan / Skill
    • Kontak
  3. Buat folder khusus berisi semua aset: screenshot, file CSV, laporan PDF, grafik.

(Visual Hint: Tampilkan preview halaman kosong di Google Sites atau Notion dengan struktur menu di sebelah kiri.)

Tip Penting:
Gunakan platform online, bukan file PDF saja. HRD dan klien lebih mudah menilai portofolio online.


2. Kumpulkan Bukti Kerja SEO yang Paling Kuat

Instruksi Detail:

  • Ambil data dari Search Console:
    • Performance → Klik, Impressions, CTR, Position
  • Ambil data dari GA4:
    • Organic session, engagement, conversions
  • Ambil data dari tools SEO:
    • Keyword ranking
    • Backlink growth
    • Audit score
  • Kumpulkan bukti pekerjaan teknis:
    • Hasil perbaikan Core Web Vitals
    • Perbaikan struktur internal links
    • Contoh artikel SEO yang ditulis
    • Contoh mapping keyword cluster
  • Kumpulkan bukti proses:
    • SOP kerja
    • Template riset
    • Screenshot task selesai dari Trello / Notion

(Visual Hint: Tampilkan dashboard Search Console dan ranking keyword.)

Peringatan:
Jangan menampilkan data sensitif klien tanpa izin.
Gunakan cropping atau sensor brand jika data bersifat rahasia.


3. Susun Case Study SEO yang Terstruktur

Gunakan format standar yang mudah dipahami HRD dan klien:

  1. Judul Proyek
    Contoh: Optimasi SEO untuk Toko Online Fashion (6 Bulan)
  2. Profil Singkat Website
    • Niche
    • Ukuran website
    • Kondisi awal
  3. Tujuan Proyek
    • Ranking
    • Traffic
    • Lead/penjualan
  4. Strategi yang Dilakukan
    • Perbaikan teknis
    • Riset dan cluster keyword
    • Optimasi konten
    • Off-page
  5. Hasil yang Dicapai
    • % kenaikan traffic
    • Peningkatan ranking
    • Penurunan error
    • Lead/penjualan naik
  6. Tools yang Digunakan
  7. Tantangan dan Solusi

(Visual Hint: Tampilkan contoh layout case study ala Notion dengan tabel dan grafik.)

Tip:
Case study harus fokus pada hasil. Gunakan angka nyata, bukan klaim kosong.


4. Tampilkan Data “Before–After” yang Dapat Diverifikasi

Instruksi Detail:

  • Ambil screenshot data before (awal optimasi)
  • Ambil screenshot data after (hasil terbaru)
  • Masukkan grafik perbandingan:
    • Traffic timeline
    • Keyword growth
    • Ranking progres
    • Backlink change
  • Tambahkan catatan pendek:
    • “Traffic naik 187% dalam 5 bulan setelah optimasi konten + internal linking.”
  • Letakkan link verifikasi jika memungkinkan:
    • Link Live GSC (akses viewer only)
    • Link ke artikel yang dioptimasi
    • Link ke halaman ranking

(Visual Hint: Tampilkan grafik kenaikan traffic dan ranking.)

Tip Penting:
Grafik before–after adalah bagian paling penting dalam portofolio SEO — ini yang paling dilihat HRD/klien.


5. Buat Halaman Portofolio yang Terlihat Rapi & Kredibel

Instruksi Detail:

  • Gunakan layout jelas: 2–3 warna maksimal.
  • Tambahkan badge/sertifikat SEO yang dimiliki.
  • Buat daftar skill set:
    • Technical SEO, Semantic SEO, Keyword Clustering, On-page Optimization, SEO Tools, KPI Analytics.
  • Tambahkan bagian “Tools yang Dikuasai”:
    • GSC, GA4, Screaming Frog, Ahrefs, Semrush, Surfer, ChatGPT, Sheet automation
  • Sertakan slide presentasi mini:
    • “Cara Saya Melakukan SEO End-to-End”
  • Tampilkan testimoni klien (jika ada).

(Visual Hint: Tampilkan halaman portofolio dengan cover dan bagian case study.)

Tip:
Gunakan foto profesional dan bio singkat agar terlihat kredibel.


6. Optimalkan Portofolio untuk Melamar Kerja / Closing Klien

Instruksi Detail:

  • Tambahkan CTA:
    • “Hubungi saya untuk diskusi project SEO.”
    • Tombol WhatsApp / Email.
  • Tambahkan versi PDF untuk HRD yang ingin mengunduh.
  • Gunakan URL profesional:
    • namalengkap-seo.com
    • nama.my.id/portfolio
    • nama.myportfolio.site
  • Buat versi short portfolio:
    • 1 halaman ringkas untuk dikirim lewat chat.
  • Pastikan portofolio muncul di Google dengan optimasi ringan:
    • Tambahkan meta title & description
    • Tambahkan schema Person
    • Gunakan backlink sederhana:
      • Bio sosial media
      • LinkedIn
      • Medium
      • GitHub / Behance (opsional)

(Visual Hint: Tampilkan landing page CTA “Hire Me for SEO Project”.)

Tip:
Portofolio Anda harus menjawab 3 hal:
(1) Apa yang pernah Anda kerjakan?
(2) Apa hasilnya?
(3) Bagaimana cara Anda bekerja?


Ringkasan

3 poin penting dari pelajaran ini:

  1. Portofolio SEO harus berisi bukti nyata: grafik, data, proses, dan hasil.
  2. Gunakan platform online agar terlihat profesional dan mudah diakses.
  3. Gunakan case study terstruktur yang menunjukkan value dan keterampilan Anda.

Tugas Praktis (Latihan)

  1. Buat satu halaman portofolio sederhana menggunakan Google Sites / Notion.
  2. Masukkan minimal 1 case study lengkap berisi strategi + hasil + screenshot.
  3. Buat before–after graphic menggunakan data dari GSC atau GA4.
  4. Tambahkan CTA dan bio profesional.