Pemasaran Email
Membangun Sistem Pemasaran Email yang Menghasilkan Penjualan Secara Konsisten
Pendahuluan
Pada modul ini, Anda akan mempelajari cara membangun sistem email marketing yang efektif, terukur, dan mampu menghasilkan penjualan berulang secara otomatis. Anda akan mempelajari mulai dari membuat daftar email, menulis email yang diklik, hingga membuat otomatisasi yang bekerja 24/7.
Mengapa ini penting?
- Pemasaran email masih ROI menjadi tertinggi dari semua saluran digital (rata-rata Rp 36 untuk setiap Rp 1 atau 36x lipat).
- Anda memiliki kendali penuh atas audiens, tidak bergantung pada algoritma platform sosial.
- Sistem email dapat dijalankan secara otomatis, menghemat waktu dan meningkatkan keuntungan.
Prasyarat/Alat yang dibutuhkan:
- Akses ke alat pemasaran email (misalnya: MailerLite, Mailchimp, GetResponse, ActiveCampaign).
- Situs web/halaman arahan untuk mengumpulkan email.
- Akun domain email profesional ( nama@domain.com) untuk meningkatkan keterkiriman.
LANGKAH-LANGKAH UTAMA
1. Tentukan Tujuan Utama Kampanye Email
Sebelum mengirimkan email apa pun, Anda harus menjelaskan tentang tujuan bisnis Anda.
Instruksi Detail
- Tentukan satu tujuan utama:
- Hasil penjualan
- Mengumpulkan lead baru
- Meningkatkan retensi pelanggan
- Mempromosikan event/webinar
- Tentukan indikator keberhasilan (KPI): RKT, tingkat terbuka, tingkat konversi, tingkat berhenti berlangganan.
- Tulis tujuan dan KPI tersebut dalam satu dokumen agar semua kampanye terarah.
(Petunjuk Visual: tampilan dashboard kampanye dengan kolom KPI seperti Open Rate, CTR, Conversion)
Tip:
Tujuan tunggal > banyak tujuan sekaligus. Email yang mencoba melakukan terlalu banyak hal biasanya tidak efektif.
2. Bangun Daftar Email yang Berkualitas
Audiens adalah aset terbesar dalam pemasaran email.
Instruksi Detail
- Buat lead magnet: PDF, checklist, mini-course, diskon, atau template.
- Buat landing page khusus untuk lead magnet tersebut.
- Pastikan formulir pendaftaran sederhana: hanya minta nama dan email.
- Pasang popup atau banner di website yang mengarah ke halaman arahan.
- Pasang CTA di media sosial untuk mendapatkan pelanggan baru.
(Petunjuk Visual: tampilan form pendaftaran sederhana dengan 2 field: Nama & Email)
Peringatan:
Jangan membeli daftar email. Ini menurunkan reputasi domain, meningkatkan spam, dan bisa memblokir akun Anda.
3. Menyiapkan Struktur Email Utama
Ada tiga jenis email yang harus dimiliki setiap bisnis.
Instruksi Detail
- Email Selamat Datang (Urutan Selamat Datang)
- Email 1: sambut & berikan lead magnet
- Email 2: ceritakan siapa Anda
- Email 3: berikan nilai edukasi
- Email 4: menawarkan produk pertama Anda
- Email Broadcast Mingguan
- Kirim edukasi + promosi ringan
- Konsisten minimal 1x/minggu
- Email Penjualan (Kampanye Penjualan)
- Gunakan saat meluncurkan produk
- Kirim 3–7 email dalam jangka waktu tertentu
(Petunjuk Visual: otomatisasi aliran visual email dari Selamat Datang → Pemeliharaan → Penjualan)
Strategi Penting:
Email pertama Anda harus dikirim dalam 5 menit pertama setelah orang mendaftar. Ini meningkatkan open rate hingga 90%.
4. Tulis Email yang Dibuka dan Diklik
Copywriting email sangat menentukan hasil kampanye.
Instruksi Detail
- Gunakan rumus subjek email:
- Rasa penasaran + manfaat: “Cara Mudah Mendapat 20 Klien Baru (Tanpa Iklan)”
- Hindari kata spam: gratis, diskon, klik di sini.
- Gunakan paragraf pendek (1–2 baris) agar mudah dibaca.
- Gunakan bercerita + manfaat.
- Sisipkan CTA yang jelas, cukup 1 CTA per email.
- Akhiri dengan kalimat pemicu aksi:
- “Klik di sini untuk mulai sekarang.”
- “Balas email ini jika Anda punya pertanyaan.”
(Petunjuk Visual: tampilan editor email dengan subjek di bagian atas dan CTA tombol biru di bagian bawah)
Tip:
Satu pesan utama per email meningkatkan keterlibatan dan mencegah kesalahan.
5. Buat Email Otomatisasi yang Bekerja 24/7
Otomatisasi membuat sistem berjalan tanpa campur tangan manual.
Instruksi Detail
- Masuk ke menu Otomatisasi dalam platform email Anda.
- Buat pemicu: “Saat pelanggan bergabung dengan daftar X”.
- Tambahkan rangkaian email Welcome Sequence.
- Tambahkan jeda 1–2 hari antar-email.
- Tambahkan segmentasi otomatis:
- Jika klik link → masuk ke daftar “Bunga Tinggi”.
- Jika tidak klik → kirim pengingat.
(Petunjuk Visual: tampilan flowchart automasi email dengan node trigger dan email sequence)
Peringatan:
Jangan terlalu banyak mengirim email pada minggu pertama. Maksimal 4 email agar tidak dianggap spam.
6. Deliverability Optimalkan agar Tidak Masuk Spam
Deliverability menentukan berapa banyak email yang benar-benar masuk inbox.
Instruksi Detail
- Verifikasi domain dengan SPF, DKIM, DMARC.
- Gunakan nama pengirim manusia, contoh: Wahyu dari Raya School.
- Minta pelanggan menandai email Anda sebagai “Bukan spam”.
- Hindari gambar terlalu besar.
- Hindari terlalu banyak link (maks 3 per email).
(Petunjuk Visual: autentikasi domain dasbor dengan status “Terverifikasi”)
Tip:
Daftar kualitas > daftar ukuran. Hapus pelanggan yang tidak aktif tiap 60–90 hari.
7. Analisis & Perbaikan Kampanye Email
Kampanye yang tidak diuji tidak akan berkembang.
Instruksi Detail
- Cek open rate ideal: 20–40%.
- Cek CTR: 1–5%.
- Lakukan pengujian A/B pada subjek email dan CTA.
- Ulangi pola email yang memiliki performa terbaik.
- Buat laporan bulanan:
- Email terbaik
- Email terburuk
- Pelajaran & perbaikan
(Petunjuk Visual: grafik bar open rate dan CTR)
Ringkasan
3 hal penting dari modul ini:
- Pemasaran email bekerja efektif jika Anda memiliki tujuan yang jelas dan satu pesan per email.
- Otomatisasi adalah kunci untuk membangun sistem yang bekerja 24/7.
- Deliverability menentukan keberhasilan kampanye Anda.
Tugas Praktis
Buat email Welcome Sequence 4 untuk bisnis Anda dengan format berikut:
- Email 1: Sambutan + Magnet Timbal
- Email 2: Cerita tentang Anda atau bisnis Anda
- Email 3: Pendidikan bernilai tinggi
- Email 4: Penawaran awal