Analisis Biaya-Manfaat Geospasial
Pendahuluan
Pelajaran ini akan mengajarkan cara melakukan analisis biaya-manfaat berbasis geospasial untuk optimasi jaringan cabang, ATM, CDM, dan agen bank. Analisis ini membantu bank menentukan investasi lokasi baru, menutup atau mengalihkan channel, dan memaksimalkan ROI.
Prasyarat/Alat yang dibutuhkan:
- Data lokasi dan performa cabang, ATM, CDM, agen bank
- Data biaya operasional per channel (sewa, listrik, pemeliharaan, gaji staf)
- Data volume transaksi dan pendapatan per channel
- Software analisis data (Excel, Python, R)
- GIS untuk visualisasi lokasi dan distribusi biaya-manfaat
Langkah-langkah Utama
1. Mengumpulkan Data Biaya dan Pendapatan
Instruksi Detail
- Kumpulkan biaya operasional tiap channel:
- Cabang: gaji staf, sewa, utilitas, maintenance
- ATM/CDM: pemeliharaan, cash handling, listrik
- Agen bank: komisi dan dukungan logistik
- Ambil data pendapatan atau kontribusi tiap channel: transaksi, fee, cross-selling, dan volume nasabah.
- Buat tabel gabungan biaya vs pendapatan per lokasi.
(Visual Hint: Tabel Excel dengan kolom: Lokasi, Biaya, Pendapatan, ROI.)
Tip:
Pastikan semua data ter-update agar analisis akurat dan relevan.
2. Menentukan Metode Analisis Biaya-Manfaat
Instruksi Detail
- Pilih metode evaluasi:
- ROI (Return on Investment) = Pendapatan ÷ Biaya
- Cost-Benefit Ratio = Total Benefit ÷ Total Cost
- Net Present Value (NPV) untuk proyek jangka panjang
- Tetapkan threshold efisiensi, misalnya ROI minimal 1,2 atau cost-benefit ratio ≥ 1.
(Visual Hint: Diagram perhitungan ROI dengan warna hijau (optimal) dan merah (tidak optimal).)
Peringatan:
Pilih metode yang sesuai tujuan: ROI cepat vs NPV jangka panjang.
3. Memvisualisasikan Distribusi Biaya-Manfaat
Instruksi Detail
- Plot semua channel pada peta geospasial menggunakan GIS.
- Gunakan kode warna atau simbol ukuran untuk menunjukkan efisiensi:
- Hijau: channel menguntungkan
- Kuning: break-even
- Merah: channel rugi
- Buat overlay area potensial untuk lokasi baru atau pengalihan channel.
(Visual Hint: Peta heatmap lokasi cabang/ATM dengan kode warna biaya-manfaat.)
Tip:
Visualisasi membantu mengidentifikasi cluster yang menguntungkan atau over-served.
4. Melakukan Analisis Skenario
Instruksi Detail
- Buat 3–4 skenario berbeda:
- Menambah cabang/ATM di lokasi potensial
- Mengalihkan channel dari area over-served
- Menutup channel dengan ROI rendah
- Hitung ROI atau NPV untuk tiap skenario.
- Bandingkan skenario untuk menentukan strategi terbaik berdasarkan biaya, manfaat, dan risiko operasional.
(Visual Hint: Tabel perbandingan skenario dengan kolom: Biaya, Pendapatan, ROI, Risiko.)
Peringatan:
Jangan hanya fokus pada profit; pertimbangkan juga kepuasan nasabah dan coverage area.
5. Menyusun Rekomendasi Strategi
Instruksi Detail
- Identifikasi channel yang optimal dan kurang optimal.
- Buat rekomendasi:
- Penambahan lokasi baru (high ROI & kebutuhan nasabah)
- Penutupan/relokasi channel (low ROI & overlap)
- Integrasi dengan digital banking untuk memaksimalkan efisiensi
- Sajikan laporan biaya-manfaat geospasial lengkap dengan peta dan tabel.
(Visual Hint: Peta akhir dengan rekomendasi strategi channel baru dan penutupan/relokasi.)
Tip:
Rekomendasi harus realistis dan dapat diimplementasikan dalam jangka waktu yang wajar.
Ringkasan & Tugas Praktis
3 Poin Kunci
- Analisis biaya-manfaat berbasis geospasial membantu menentukan channel optimal dan memaksimalkan ROI.
- Visualisasi peta geospasial mempermudah identifikasi cluster menguntungkan atau over-served.
- Analisis skenario memungkinkan keputusan strategis berdasarkan biaya, manfaat, dan risiko.
Tugas Praktis
- Kumpulkan data biaya dan pendapatan untuk semua channel di wilayah target.
- Hitung ROI atau cost-benefit ratio tiap channel.
- Buat peta visual biaya-manfaat menggunakan GIS atau Excel.
- Buat minimal 3 skenario optimasi: tambah, relokasi, atau tutup channel.
- Susun rekomendasi strategi berdasarkan analisis dan visualisasi yang dibuat.