Studi Kasus 6: Membuat Scoring Lokasi Nasional (100–10.000 titik)

Pendahuluan

Pelajaran ini membahas cara membuat scoring lokasi cabang, ATM, atau fasilitas bank secara nasional, mulai dari ratusan hingga puluhan ribu titik lokasi. Tujuannya adalah menghasilkan peringkat lokasi berdasarkan potensi bisnis, risiko, dan aksesibilitas, sehingga manajemen dapat menentukan prioritas ekspansi atau optimasi jaringan.

Manfaat Praktis:

  • Memungkinkan analisis skala besar hingga ribuan titik lokasi.
  • Membantu menentukan lokasi strategis secara objektif.
  • Mendukung keputusan investasi, penempatan cabang, dan pengelolaan risiko.

Prasyarat/Alat yang Dibutuhkan:

  • Software GIS (ArcGIS, QGIS)
  • Data lokasi cabang, ATM, dan fasilitas bank
  • Data demografis, ekonomi, dan transportasi nasional
  • Data risiko lingkungan (banjir, gempa, dsb.)
  • Spreadsheet atau software analisis (Excel, Python, R)

Langkah-langkah Utama

1. Kumpulkan dan Validasi Data Nasional

  1. Ambil data lokasi bank (cabang, ATM, gudang) dalam format koordinat.
  2. Kumpulkan data demografis: jumlah penduduk, kepadatan, daya beli.
  3. Sertakan data transportasi dan aksesibilitas: jalan utama, stasiun, bandara.
  4. Tambahkan data risiko lingkungan dan bencana alam.
    (Visual Hint: Tabel data gabungan berisi kolom: Lokasi, Demografi, Aksesibilitas, Risiko)

Tip: Pastikan semua data menggunakan proyeksi koordinat yang sama agar analisis geospasial akurat.


2. Tentukan Kriteria dan Bobot Scoring

  1. Identifikasi variabel utama untuk scoring: potensi pelanggan, aksesibilitas, risiko, kompetisi, dan biaya operasional.
  2. Tetapkan bobot relatif untuk setiap variabel berdasarkan prioritas bank.
  3. Buat formula scoring awal: misal, Skor Lokasi = 0,4Potensi + 0,3Akses + 0,2Risiko + 0,1Biaya.
    (Visual Hint: Spreadsheet dengan kolom variabel, bobot, dan skor awal lokasi)

Peringatan: Jangan gunakan bobot yang sama untuk semua variabel; sesuaikan dengan strategi bank.


3. Hitung Skor Setiap Lokasi

  1. Masukkan semua data ke GIS atau software analisis.
  2. Terapkan formula scoring ke seluruh titik lokasi.
  3. Normalisasi skor agar berada dalam rentang 0–100 untuk memudahkan perbandingan.
    (Visual Hint: Peta nasional dengan titik-titik lokasi berwarna sesuai skor: hijau tinggi, kuning sedang, merah rendah)

Tip: Gunakan batch processing atau script otomatis untuk memproses ribuan titik sekaligus agar efisien.


4. Visualisasikan dan Analisis Hasil

  1. Buat peta nasional interaktif yang menunjukkan peringkat lokasi berdasarkan skor.
  2. Tambahkan layer tambahan: wilayah administratif, transportasi utama, dan pesaing.
  3. Analisis distribusi skor: temukan konsentrasi lokasi strategis dan area kosong.
    (Visual Hint: Dashboard interaktif peta nasional dengan filter skor dan layer tambahan)

Peringatan: Hindari visualisasi yang terlalu ramai; gunakan peta sederhana dengan legend jelas agar mudah dibaca manajemen.


5. Buat Rekomendasi Strategis

  1. Identifikasi 10–20% lokasi terbaik untuk ekspansi cabang baru.
  2. Tentukan lokasi yang perlu optimasi atau relokasi berdasarkan skor rendah.
  3. Sertakan rekomendasi mitigasi risiko dan strategi prioritas investasi.
    (Visual Hint: Tabel rekomendasi lokasi terbaik dan perlu perhatian dengan skor dan kategori risiko)

Tip: Gabungkan hasil scoring dengan wawasan lapangan agar rekomendasi lebih realistis.


Ringkasan & Tugas

3 Poin Kunci:

  1. Scoring lokasi nasional memungkinkan analisis objektif ribuan titik lokasi bank.
  2. Kriteria dan bobot harus sesuai strategi bank untuk menghasilkan rekomendasi akurat.
  3. Visualisasi peta dan dashboard mempermudah manajemen memahami prioritas lokasi dan risiko.

Tugas Praktis:

  • Ambil data 500–1.000 titik lokasi cabang/ATM nasional.
  • Tentukan 5–6 variabel utama dan bobotnya untuk scoring.
  • Hitung skor setiap lokasi dan normalisasi.
  • Visualisasikan hasil pada peta nasional.
  • Buat rekomendasi 10 lokasi terbaik dan 10 lokasi dengan risiko tinggi untuk mitigasi.