Analisis & Kecerdasan Data

Membangun Sistem Analisis & Kecerdasan Data yang Praktis untuk Pengambilan Keputusan Cepat


Pendahuluan

Dalam pelajaran ini Anda akan mempelajari cara membangun alur kerja analisis data yang lengkap: mulai dari mengumpulkan data, membersihkannya, menganalisis, membuat visualisasi, hingga menghasilkan wawasan yang dapat dieksekusi oleh bisnis. Anda akan belajar seperti seorang analis data profesional, namun dengan pendekatan paling praktis dan aplikatif untuk bisnis kecil, startup, maupun UMKM.

Manfaat Praktis:

  • Mempercepat pengambilan keputusan berbasis data.
  • Mengurangi kesalahan analisis karena data berantakan.
  • Memudahkan Anda membuat laporan yang jelas dan dapat langsung dipakai.
  • Membantu Anda membangun budaya berbasis data.

Prasyarat/Alat yang Dibutuhkan:

  • Spreadsheet (Excel/Google Sheets) — dasar.
  • Alat BI pilihan: Looker Studio, Power BI, Tableau.
  • Data mentah (CSV/Excel/Google Sheets).
  • Pemahaman rumus dasar spreadsheet.

Langkah-Langkah Utama


1. Kumpulkan & Konsolidasikan Data

Pastikan semua data berasal dari sumber yang dapat dipercaya dan konsisten.

Instruksi Detail:

  1. identifikasi data apa yang diperlukan (misal: penjualan, lalu lintas situs, data pelanggan).
  2. mengumpulkan data dari berbagai sumber (CSV, Google Analytics, marketplace, CRM).
  3. Simpan dalam satu folder dengan struktur rapi:
    • /raw
    • /clean
    • /analysis
  4. Buat satu file master (misal master_data.xlsx) berisi semua sheet dari sumber-sumber tersebut.

(Petunjuk Visual: Tampilkan struktur folder rapi dan contoh file master dengan beberapa lembar.)

Tips:
Selalu beri nama file dengan format yang konsisten, misalnya:penjualan_2025-01.csv, agar mudah dilacak dan diproses.


2. Bersihkan Data (Pembersihan Data)

Tahap ini penting agar analisis tidak bias atau salah.

Instruksi Detail:

  • pemindaian format kolom:
    • Pastikan tanggal berformat YYYY-MM-DD.
    • Pastikan angka tidak ada koma ribuan yang salah.
    • Pastikan konsistensi teks (huruf besar-kecil).
      (Petunjuk Visual: Contoh kolom dengan format tanggal salah → diperbaiki.)
  • Hapus duplikasi data:
    • Excel: DataHapus Duplikat.
      (Petunjuk Visual: Kotak dialog “Hapus Duplikat” akan muncul.)
  • Nilai-nilai yang hilang dari Tangani:
    • Kosongkan jika tidak penting.
    • Isi dengan rata-rata/median bila relevan.
    • Hapus baris rusak total.

Peringatan:
Data yang kotor menyebabkan nomor 1 laporan yang berputar.
Jangan lebih lanjut sebelum memastikan data bersih.


3. Bangun Model Analisis Dasar

Gunakan teknik sederhana terlebih dahulu sebelum analisis mendalam.

Instruksi Detail:

  • Buat kolom turunan (metrik turunan), seperti:
    • Total Revenue = Qty × Harga
    • COGS = Harga Modal × Qty
    • Profit = Revenue – COGS
  • Lakukan agregasi dengan Pivot Table:
    1. Pilih seluruh tabel.
    2. Sisipkan → Tabel Pivot.
    3. Analisis per produk, per saluran, per bulan.
      (Petunjuk Visual: Tampilan tabel pivot dengan baris “Produk”, kolom “Bulan”, nilai “Total Pendapatan”.)

Tips:
Prioritaskan analisis tren daripada snapshot sesaat. Tren memberi konteks yang jauh lebih kuat.


4. Visualisasikan Data untuk Mengungkap Pola

Gunakan visual sederhana namun kuat.

Instruksi Detail:

  • Buat grafik berikut:
    • Bagan garis → tren penjualan per bulan.
    • Diagram batang → perbandingan produk/saluran.
    • Pie/donat → proporsi segmen pelanggan.
      (Petunjuk Visual: Tiga grafik sederhana dengan label jelas.)
  • Buat dasbor di Looker Studio/Power BI:
    1. Hubungkan data Google Sheets ke Looker Studio.
    2. Buat kartu KPI: Pendapatan, Laba, AOV.
    3. Tambahkan filter: tanggal, saluran, kategori.
      (Petunjuk Visual: Dashboard dengan beberapa KPI dan grafik timeline.)

Tips:
Gunakan warna minimal, maksimal 2-3 warna agar dashboard tidak “berisik”.


5. Hasilkan Wawasan yang Bisa Dieksekusi

Tujuan akhir analisis data adalah wawasan yang dapat ditindaklanjuti, bukan hanya laporan.

Instruksi Detail:

  • Gunakan framework sederhana:
    1. Kesimpulan: Apa yang terjadi?
      Contoh: “Penjualan turun 20% di bulan November.”
    2. Penyebab: Mengapa terjadi?
      Contoh: “Iklan Saluran Instagram berkinerja buruk.”
    3. Aksi: Apa yang harus dilakukan?
      Contoh: “Naikkan Iklan TikTok saluran anggaran.”
  • Tulis kesimpulan dalam format 1 halaman:
    • Judul wawasan.
    • Grafik pendukung.
    • interpretasi.
    • Rekomendasi tindakan.

(Petunjuk Visual: Contoh halaman laporan satu halaman berisi grafik dan bullet point singkat.)

Peringatan:
Jangan membuat wawasan berdasarkan asumsi tanpa data pendukung. Insight harus berdasarkan bukti.


Ringkasan Utama

  1. Analisis sistem yang benar dimulai dari data yang bersih dan terstruktur.
  2. Gunakan tabel pivot dan visualisasi untuk menemukan pola penting.
  3. Tujuan akhir adalah wawasan yang dapat dieksekusi, bukan laporan panjang.

Tugas Praktis

Buatlah satu analisis sederhana dari data Anda sendiri:

  1. Ambil data penjualan/aktivitas 3–6 bulan terakhir.
  2. Bersihkan dan susun tabel menjadi rapi.
  3. Buat tabel pivot dan minimal 2 grafik.
  4. Tulis 3 wawasan + 3 rekomendasi tindakan dalam satu halaman.