SOP Kerja Agen Properti Profesional
Pendahuluan
Pada pelajaran ini Anda akan mempelajari Standar Operasional Prosedur (SOP) seorang agen properti profesional dari awal kerja hingga penutupan. SOP ini memastikan pekerjaan Anda berjalan konsisten, efisien, dan dapat disesuaikan sehingga Anda tidak kebingungan mengatur aktivitas harian.
Dengan mengikuti SOP ini, Anda akan:
- Mengurangi kesalahan dalam pekerjaan.
- Mempercepat proses prospek → listing → pemasaran → penutupan.
- Jauh lebih profesional di hadapan klien.
Prasyarat & Alat yang Dibutuhkan:
- HP dan laptop
- WhatsApp Business
- Google Drive dan Dropbox
- Daftar induk data spreadsheet
- Aplikasi foto/video
- CRM (opsional tetapi direkomendasikan)
- Template skrip komunikasi
Langkah-Langkah Utama
1. Mulai Hari Kerja dengan Agenda Harian yang Jelas
SOP dimulai sejak pagi agar alur kerja Anda terarah.
Detail Instruksi:
- Buka agenda harian dan periksa daftar tugas prioritas.
(Petunjuk Visual: Tampilan To-Do List digital harian.) - Periksa pesan masuk dari pemilik, pembeli, atau agen lain.
- Update status listing yang berubah sejak hari sebelumnya.
- Tentukan 3 tugas terpenting (Top 3 Tasks) untuk hari itu:
- Pembeli tindak lanjut panas
- Daftar pencarian
- Jadwal kunjungan
Tips Penting:
Agen tanpa agenda adalah agen yang kehilangan peluang. Tetapkan waktu kerja dan ikuti secara disiplin
2. Jalankan SOP Pencatatan Prospek
Setiap pencatatan prospek harus melewati alur yang sama agar tidak ada data yang hilang
Detail Instruksi:
- Lakukan pencarian pemilik properti:
- Nama
- Lokasi properti
- Alasan menjual/menyewa
- Harga harapan
- Konfirmasi ketersediaan dokumen kepemilikan.
- Jadwalkan survei lokasi
- Masukkan prospek baru ke daftar data master.
(Petunjuk Visual: Data master dengan kolom ID, alamat, status prospek baru.)
Peringatan:
Jangan menerima listing tanpa minimal foto lokasi, harga dasar, dan legalitas dasar.
3. Lakukan Survei Listing Sesuai SOP
Pengawasan wajib dilakukan dengan detail untuk mendapatkan data yang akurat.
Detail Instruksi:
- Ambil foto eksterior, interior, dan fasilitas sekitar.
(Petunjuk Visual: Contoh komposisi foto terbaik untuk listing.) - Catat data teknis lengkap: LT, LB, kamar, listrik, udara, kondisi bangunan.
- Verifikasi harga dan bandingkan dengan pasar sekitar.
- Catat semua wawasan pemilik, termasuk alasan menjual dan urgensi.
- Perbaiki status listing menjadi Aktif setelah verifikasi.
Tip Profesional:
Gunakan template survei properti agar tidak ada data yang terlewat.
4. Ikuti SOP Input & Pengelolaan Listing
Setiap listing harus diinput menggunakan standar yang sama.
Detail Instruksi:
- Masukkan data teknis ke spreadsheet.
- Unggah foto/video ke folder Google Drive.
(Petunjuk Visual: Daftar Folder Drive berisi subfolder Foto & Dokumen.) - Buat deskripsi daftar standar:
- Pembukaan
- Spesifikasi
- Nilai Jual
- Harga
- Ajakan Bertindak
- Simpan dokumen pemilik di folder khusus Dokumen Listing .
Tips:
Gunakan template copywriting untuk mempercepat pembuatan deskripsi.
5. Terapkan SOP Promosi & Pemasaran Listing
Listing yang sudah aktif harus langsung dipasarkan.
Detail Instruksi:
- Daftar posting ke saluran berikut:
- Marketplace properti
- Grup WA properti
- Media sosial
- Kisah WA
- Klien basis data
- Gunakan foto terbaik sebagai foto utama.
- Sertakan semua data penting agar pembeli tidak perlu bertanya berulang kali
- Catat aktivitas pemasaran ke CRM atau data master.
(Petunjuk Visual: Melacak pemasaran dengan tanda centang.)
Tip:
Posting pada jam ramai (09:00, 12:30, 19:00) meningkatkan impresi.
6. Jalankan SOP Tindak Lanjut Calon Pembeli
Tindak lanjutnya adalah jantung penjualan.
Detail Instruksi:
- Setelah pembeli menghubungi listing, lakukan kualifikasi cepat:
- Kebutuhan
- Anggaran
- Lokasi yang Ditempatkan
- Waktu Pembelian
- Katat hasil kualifikasi dalam sistem.
- Kirim daftar relevan lainnya jika diperlukan.
- Jadwalkan kunjungan secepat mungkin.
- Update status pembeli menjadi: Baru → Tertarik → Kunjungi Terjadwal → Negosiasi.
Peringatan:
Jangan menunggu pembeli menindaklanjuti Anda. Anda yang harus memimpin percakapan.
7. SOP Laksanakan Kunjungan Properti
Kunjungan yang baik meningkatkan peluang penutupan secara drastis.
Detail Instruksi:
- Konfirmasi jadwal dengan pemilik dan pembeli minimal 2 jam sebelum kunjungan.
- Datang 10–15 menit lebih awal.
- Pastikan rumah rapi (buka jendela, nyalakan lampu jika gelap).
- Sampaikan nilai jual dengan jelas namun tidak berlebihan.
- Jawab pertanyaan pembeli dengan data valid.
Tip:
Arahkan pembeli untuk melihat highlight terlebih dahulu: ruang keluarga, halaman, akses jalan.
8. Terapkan SOP Negosiasi
Agen profesional tidak menebak harga — semua berbasis data.
Detail Instruksi:
- mengumpulkan informasi dari kedua pihak.
- Sampaikan kisaran nego yang realistis.
- Gunakan teknik framing win-win.
- Kata setiap perkembangan negosiasi.
(Petunjuk Visual: Log negosiasi dengan tanggal dan pihak yang bicara.)
Peringatan:
Jangan pernah menyampaikan harga yang belum dikonfirmasi pemiliknya.
9. Ikuti SOP Penutupan & Serah Terima
Penutupan yang rapi adalah ciri agen profesional tingkat tinggi.
Detail Instruksi:
- Siapkan dokumen transaksi:
- KTP
- Sertifikat
- PBB
- Bukti pembayaran
- Surat pernyataan bila diperlukan
- Dampingi di tahap tanda jadi → DP → Akad.
- Pastikan pembayaran jelas & halal.
- Bantu penyusunan berita acara serah terima.
Tip:
Sediakan checklist khusus saat penutupan agar tidak ada dokumen yang terlewat.
10. Tutup dengan SOP Purna Jual
Hubungan tetap terjaga setelah penutupan.
Detail Instruksi:
- Kirim ucapan terima kasih (template).
- Tambahkan pembeli/pemilik ke Client Lifetime Database.
- Tindak lanjut 1 minggu setelah serah terima.
- Tawarkan bantuan layanan tambahan (renovasi, bersih-bersih, iklan ulang).
(Petunjuk Visual: Tampilan database klien setia.)
Tip:
Purna jual yang konsisten menciptakan rujukan tanpa perlu diminta.
Ringkasan & Tugas
3 Poin Kunci
- SOP membuat kerja agen lebih efektif, rapi, dan profesional.
- Setiap tahap — dari prospek hingga purna jual — memiliki alur yang wajib diikuti.
- Konsistensi SOP menghasilkan reputasi dan pendapatan jangka panjang
Tugas Praktis
Buat SOP pribadi Anda dengan langkah berikut:
- Pilih 7–10 langkah SOP yang paling relevan.
- Buat daftar periksa untuk setiap langkah.
- Terapkan SOP itu selama 3 hari dan lihat perubahan produktivitas Anda.